Ditraktir Makan, Gadis 14 Tahun Dicabuli - metropolitan.inilah.com

Written By Unknown on Minggu, 25 Maret 2012 | 03.43

Tuban - Perbuatan bejat dilakukan oleh Suprapto (34), seorang perkerja PLTU asal Desa Donan, Kecamatan Cilapap, Kabupaten Cilacap, Jateng yang nekat melakukan pencabulan terhadap gadis berusia 14 tahun yang masih tetangganya dengan modus mentraktirnya makan di kawasan Tuban, Jawa Timur.

Perbuatan tidak terpuji itu dilakukan Suprapto di sebuah rumah kontrakan di Desa Mentoso, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban usai mengajak jalan-jalan korban dengan sepeda motor dan ditraktir makan malam di kawasan Kota Tuban.

Dari informasi yang dihimpun, kasus ini berawal saat pelaku bertemu korban bersama tantenya yang sedang menunggu angkutan umum di pinggir jalan. Kemudian pelaku menawarkannya untuk mengantarkan tantenya pulang dengan menggunakan sepeda motor menuju Tambakboyo, Tuban.

Setelah mengantarkan tante Bunga pulang di rumahnya, Suprapto tidak langsung mengantarkan korban pulang kembali ke rumah mlah mengajaknya jalan-jalan dan ditraktir makan malam di kawasan Kota Tuban.

"Korban setelah diajak makan kemudian langsung diajak pulang ke rumah kontrakan pelaku yang tak jauh dari rumah korban. Dan saat berada di kontrakan pelaku merayu korban kemudian menciumi korban dan meraba payudara korban," terang AKP Nursento, Kasubbag Humas Polres Tuban, Sabtu (24/03/2012).

Tak hanya menciumi korban, pelaku yang sudah tidak kuat menahan nafsu birahinya juga berusaha merayu korban supaya mau untuk diajak melakukan persetubuhan dengan berjanji akan menikahi korban. "Saat pelaku berusahan membuka celana korban, korban kemudian langsung berontak dan melawan pelaku," sambung Nursento.

Sejumlah warga yang curiga langsung menggerebek rumah kontrakan tersebut. Kemudian Suprapto langsung diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Pelaku sudah kita amankan di Mapolres Tuban, saat ini masih menjalani pemeriksaan di UPPA. Pelaku bisa dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya. [beritajatim.com]

0 komentar:

Posting Komentar

 
berita unik