Mahasiswa Ikut Sosialisasikan KB - gayahidup.inilah.com

Written By Unknown on Rabu, 02 Mei 2012 | 20.39


Jakarta - Dalam rangka mensukseskan Keluarga Berencana (KB) dan mengatasi berbagai permasalahan remaja, Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggandeng mahasiswa dalam program Generasi Remaja (GenRe).
“Target Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menyukseskan KB tidak main-main. Sosialisasi pentingnya KB tidak hanya ditujukan pada pasangan yang sudah menikah dan pemasangan alat kontrasepsi saja. Pasangan yang belum menikah seperti anak-anak remaja dan mahasiswa pun menjadi garapan pemerintah,” kata Kepala BKKBN Sugiri Syari dalam konperensi pers BKKBN Seleksi Duta Mahasiswa 2012, di Jakarta (2/5).
Sugiri menjelaskan, BKKBN amat merespon permasalahan remaja melalui pengembangan program GenRe yang dilakukan di lingkungan mahasiswa melalui seorang figur motivator yang disebut duta mahasiswa.
"Dengan peran duta mahasiswa, sosialisasi Program GenRe di lingkungan kampus dirasa lebih efektif, karena komunikasi yang terjalin dilakukan dengan oleh dan untuk mahasiswa. Selain itu, ikon duta ini dirasa memberi nilai lebih dalam melaksanakan sosialisasi program," jelas Sugiri.
Permasalahan remaja terus meningkat
Sementara itu, perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan remaja Indonesia, khususnya yang belum menikah, cenderung meningkat.
Berdasarkan survei kesehatan reproduksi remaja Indonesia (SKKRI) dengan responden remaja berusia 15-24, diketahui bahwa satu persen remaja perempuan dan enam persen remaja laki-laki pernah melakukan hubungan seksual pranikah.
"Itulah mengapa kami luncurkan program GenRe, untuk memberi pemahaman kepada para remaja, agar memiliki rencana matang tentang masa depannya," tambahnya.
Selain seksualitas, perilaku lain para remaja yang berkaitan dengan risiko adalah penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif (napza) serta penularan HIV dan AIDS.
Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) sampai 2008, sedikitnya 115.404 orang tercatat sebagai pengguna napza. Dari jumlah tersebut, 51.986 di antaranya berusia remaja (16-24 tahun).
"Dengan program ini, saya harap semua menyadari masalah besar yang dihadapi oleh remaja. Dengan kesadaran yang semakin tinggi saya yakin kita akan memberikan komitmen kuat bersama-sama membantu remaja untuk tidak menjadi korban dari seks bebas, HIV dan AIDS, serta napza," pungkas Sugiri. [mor]
Sumber : http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1857268/mahasiswa-ikut-sosialisasikan-kb

0 komentar:

Posting Komentar

 
berita unik