Laba BTN Triwulan I Naik 27,66% - pasarmodal.inilah.com

Written By Unknown on Selasa, 24 April 2012 | 21.53


Jakarta- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih triwulan I 2012 sebesar 27,66% menjadi Rp313 miliar dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp245 miliar.

Menurut Direktur Utama BTN Iqbal Latanro dalam paparan kinerja Bank BTN triwulan I 2012 di Jakarta, Selasa (24/4/2012), BTN juga membukukan aset sebesar Rp91,32 triliun atau tumbuh 30% per 30 Maret 2012 dibanding Rp70,25 triliun.
Sementara dari sisi kredit juga mengalami pertumbuhan dari Rp53,39 triliun pada 31 Maret 2011 menjadi Rp66,48 triliun pada 2012 atau tumbuh 24,51%. Meskipun ekspansi kredit perseroan didorong terus tumbuh, namun kualitas kreditnya tetap berada pada posisi yang sehat. Non Performing Loan (NPL) Bank BTN per 31 Maret 2012 tercatat 2,22% atau lebih baik dari posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar 3,39%.

Untuk dana pihak ketiga (DPK) Bank BTN tumbuh dari Rp48,40 triliun pada triwulan I 2011 menjadi Rp64,70 triliun pada periode yang sama tahun 2012. DPK Bank BTN pada triwulan I 2011 menjadi Rp64,70 triliun pada periode periode yang sama 2012 atau naik 33,67%.

Rasio kecukupan modal (CAR) BTN pada triwulan I 2012 tercatat sebesar 16,89%, NIM 5,93%, dan 17,19%. Pada periode yang sama 2011 CAR BTN mencapai 17,13%, NIM 5,66%, ROE 15,73%.

Iqbal menambahkan kinerja triwulan I 2012 ini sejalan dengan inisiasi Bank BTN dalam business plan 2012 untuk meningkatkan perolehan DPK guna mendukung penyaluran kredit yang berkualitas. "Perseroan akan terus melakukan kegiatan promosi dalam rangka peningkatan DPK tersebut. Di samping itu, perseroan akan terus melakukan kegiatan inovasi produk dan pembukaan jaringan dan penambahan ATM dalam rangka peningkatan pelayanan kepada nasabah," ujar Iqbal.

BTN juga akan tetap mempertahankan posisinya sebagai market leader dalam pembiayaan perumahan di Indonesia . Per Desember 2011 Bank BTN masih menguasai sekitar 25% pangsa pasar pembiayaan perumahan di Indonesia. Sementara pada posisi yang sama untuk program perumahan subsidi masih dikuasai Bank BTN dengan porsi pangsa pasar 99%. Perseroan memastikan core business Bank BTN tetap pada pembiayaan perumahan. Hal ini dapat dilihat dari komposisi kredit BTN per 31 Maret 2012 masih didominasi oleh kredit perumahan dengan porsi 87,50% atau senilai Rp58,17 triliun dan 12,50% atau senilai Rp8,31 triliun sisanya pada kredit non perumahan.

Perseroan optimistis kinerjanya akan menjadi lebih baik sampai akhir 2012. Optimisme itu didukung oleh beberapa kegiatan yang tengah dilakukan perseroan. Bank BTN akan terus memperbaiki komposisi kreditnya di samping struktur pendanaan guna mendukung pembiayaan kredit. Strategi bisnis yang berbasis efisiensi biaya akan dilakukab perseroan tanpa mengurangi pelayanan yang sudah ada.

Bank BTN tetap akan memberikan dukungan pada program perumahan yang ditetapkan Pemerintah. Sejauh ini perseroan masih melihat program pemerintah dengan skim FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) perlu didukung semua pihak.

Per Maret 2012 layanan Bank BTN didukung oleh 657 kantor layanan yang terdiri dari 2 kantor wilayah, 65 kantor cabang, 218 kantor cabang pembantu, 351 kantor kas, dan 21 kantor cabang syariah. Kantor layanan Bank BTN juga didukung jaringan online kerjasama dengan kantor pos yang berjumlah 2.847 kantor dan 1.201 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. [rus]

0 komentar:

Posting Komentar

 
berita unik