Jakarta - Sebanyak 8 ribu personel TNI, siap dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa penolakan penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, di wilayah Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan personel TNI itu akan dikerahkan, jika jumlah massa yang melakukan aksi unjuk rasa semakin banyak dan sulit untuk dikendalikan.
"Apabila ada peningkatan massa kita sudah siapkan sekitar 22.000 personil kepolisian dan dibantu dengan 8.000 personil TNI. Namun hal tersebut tergantung kondisi lapangan nantinya," ujar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/3/2012).
Rikwanto berharap, peserta unjuk rasa tidak berbuat tindakan yang anarkis dan merusak fasilitas umum. Selain itu para koordinator aksi unjuk rasa juga diharapkan mampu mengendalikan massanya.
"Kita mengharapkan kepada Korlap agar bisa mengkondisikan massanya dalam mengaspirasikan tuntutannya. Untuk kegiatan mereka sudah kita koneksikan saat pemberitahuan, mungkin di lapangan pada hari H demo akan kita kawal dan fasilitasi supaya bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan temanya, kemudian juga kegiatan masyarakat tidak ada hambatan dalam beraktifitas," jelasnya.[bay]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar