Anggota DPD: Kenaikan Harga BBM Ancam Industri - nasional.inilah.com

Written By Unknown on Minggu, 25 Maret 2012 | 04.06


 Jakarta - Rencana pemerintah menaikan harga BBM April mendatang dinilai akan mengancam keberlangsungan Industrialisasi negeri.
"Saya tidak sependapat dengan pemerintah, yang ingin menaikan Harga bahan bakar minyak (BBM). Tindakkan pemerintah tidak cerdas, kenaikan BBM akan mengancam Industrialisasi dalam negeri," ujar Anggota DPD RI asal Jawa Tengah, Poppy Dharsono kepada wartawan, Minggu (25/3/2012).
Mantan wakil ketua umum kamar dagang industri (KADIN) ini menambahkan, bahwa, dampak kenaikan harga BBM akan selalu diikuti oleh lonjakan harga-harga produksi dan kebutuhan barang pokok. Kenaikan harga BBM juga secara langsung akan menghancurkan daya beli rakyat.
"Kenaikkan harga BBM akan menghancurkan daya beli rakyat. Tak mungkin rakyat dapat membeli produk dari industri nasional. Akibatnya, industrialisasi sebagai syarat pembukaan lapangan kerja dan membangun ekonomi nasional yang kuat tidak mungkin dapat tetwujud," paparnya.
Poppy menjelaskan banyak solusi lain yang seharusnya dapat dilakukan pemerintah, seperti misalnya renegosiasi kontrak dengan perusahaan pertambangan, moratorium utang luar negeri, dan lain-lain.
"Jika serius, sebenarnya banyak solusi lain yang dapat di ambil oleh pemerintah untuk memaksimalkan pendapatan negara serta melakukan penghematan atas APBN diluar pencabutan subsidi. Di antaranya adalah renegosiasi kontrak dengan perusahaan tambang milik asing, lalu moratorium atau penghentian sementara pembayaran utang luar negeri yang selama ini membebani APBN kita yang nilainya mencapai ratusan triliun, pemberantasan korupsi serta efisiensi belanja pemerintah," tuntasnya. [iaf]

0 komentar:

Posting Komentar

 
berita unik